Kamis, 24 September 2020

Direkrut Toyota Team Indonesia, Rio Haryanto Ingin Segera Balapan

 


Tangerang - Pembalap muda Indonesia Rio Haryanto terbang lansung dari Solo untuk memberikan dukungan terhadap pembalap Toyota Team Indonesia (TTI) di seri terakhir Indonesia Touring Car Championship di sirkuit jalan raya BSD City Grand Prix, Minggu.

Saat ini Rio Haryanto merupakan bagian dari TTI dengan peran sebagai penasehat tim. “Saat ini fokus membantu pengembangan tim,” kata Rio saat dijumpai Tempo di paddock TTI.

Mantan pembalap tim F1 Manor Racing ini berharap masih dapat turun balapan di ajang kompetitif. Rio terakhir kali beraksi di ajang balap ketahanan SIC888 yang berlangsung sekitar enam jam di Shanghai International Circuit, awal Oktober lalu mengendarai Audi R8 LMS GT4. “Ya saat ini masih mencari peluang untuk kembali balapan,” ujarnya.

Rio Haryanto resmi bergabung dengan Toyota Team Indonesia. Penandatanganan kerja sama Rio Haryanto dengan Toyota Indonesia dilakukan di Sirkui Fuji Speedway, Jepang, bertepatan dengan ajang Gazoo Racing Festival.

General Manager Toyota Team Indonesia Memet Djumhana menyambut positif bergabungnya Rio ke dalam tim. Ia berharap kehadiran Rio mampu mendongkrak prestasi tim, khususnya memacu semang pembalap TTI seperti Haridarma Manoppo, Alinka Hardianti, dan Demas Agil. “Rio merupakan pembalap F1 yang kaya pengalaman, bisa berbagi ilmu dengan pembalap-pembalap TTI,” kata Memet.

Pembalap muda TTI Demas Agil berharap dapat menimba ilmu dari Rio Haryanto. “Bergabungnya Rio pasti memacu saya untuk lebih cepat lagi di lintasan balap,” katanya.

Di seri terakhir Indonesia Touring Car Championship, pembalap TTI Haridarma Manoppo tampil sebagai juara kedua. Dalam balapan sebanyak 13 putaran ini, pembalap Honda Racing Indonesia Alvin Bahar tampil sebagai juara dengan catatan waktu 22 menit 40 detik.

Hari menempel ketat di posisi dua dengan catatan waktu 22 menit 43 detik, disusu Demas di tempat ketiga dengan waktu 22 menit 49 detik. Alinka yang pekan lalu tampil di Toyota Yaris One Make Race di Jepang finish di posisi kelima. Hari, meski hanya finish di posisi kedua namun cukup untuk mengukuhkan diri sebagai juara nasional ITCC 1600 Max.


Senin, 07 September 2020

Mario Suryo Aji Kembali Bertarung di Red Bull Rookies Cup 2021

 


Jakarta - Pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji, dipastikan bertarung di Moto3 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2021. Nama Mario Aji termasuk di antara 26 pembalap yang dirilis Red Bull Rookies Cup, Jumat, 20 November 2020. 

Rabu, 26 Agustus 2020

Toyota Bertransformasi Menjadi Perusahaan Mobilitas


Jakarta - Toyota Indonesia secara resmi mengumumkan kampaye Start Your Impossible yang merupakan inisiasi korporasi secara global Toyota. Start Your Impossible menandai komitmen Toyota - termasuk Toyota Indonesia – untuk bertransformasi dari perusahaan kendaraan menjadi perusahaan mobilitas.

Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata, menyebutkan bahwa Toyota berkomitmen untuk mewujudkan mobilitas untuk semua melalui Start Your Impossible.

Nilai-nilai Start Your Impossible ini akan berintegrasi ke dalam inovasi dan teknologi Toyota, menjadi landasan dalam aktivitas kontribusi sosial (CSR), dan tentu saja terimplementasi juga pada keikutsertaan Toyota sebagai Official Partner di ajang Olympic Games and Paralympic Games Tokyo 2020.

Kampanye Start Your Impossible merupakan semangat untuk menghadirkan mobilitas untuk semuaToyota berkomitmen menciptakan kendaraan yang dapat memberikan nilai lebih kepada masyarakat, untuk menuju mobilitas di masa depan,” kata Nakata, di Jakarta, Selasa malam.

Nakata berharap Start Your Impossible tidak hanya sekadar kampanye, melainkan sebagai suatu inisiasi untuk menginspirasi seluruh karyawan, pemangku kepentingan, dan pelanggan Toyota, serta mengkoneksikan mereka ke dalam komitmen yang sama.

Komitmen yang dimaksud adalah memberikan dukungan terhadap masyarakat yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mobile, di mana setiap orang dapat menantang dirinya sendiri dari sesuatu yang tidak mungkin (impossible) menjadi mungkin (possible).

Industri otomotif tengah memasuki periode perubahan yang signifikan dalam 10—15 tahun terakhir. Bagi Toyota, saat ini pesaing sesungguhnya bukan lagi mereka yang membuat mobil, namun mereka yang membuat/menciptakan teknologi. Mobil otomatis, penggerak alternatif, layanan mobilitas, human robot, adalah area baru dalam persaingan yang tengah berlangsung di dunia industri otomotif.

Sebagai perusahaan yang selalu optimis, ia menambahkan, Toyota tidak pernah melihat perubahan sebagai suatu halangan, tetapi dianggap sebagai sebuah peluang. Kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan lebih baik untuk pelanggan, menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan. Hal-hal seperti inilah yang membuat industri otomotif menjadi lebih dinamis.

Perjalanan mengembangkan berbagai inovasi selama ini semakin meyakinkan Toyota bahwa mobilitas tidak hanya sebatas mobil, ini adalah tentang cara mengatasi tantangan dan membuat mimpi menjadi kenyataan. “Mobilitas bukanlah sebatas menggerakkan manusia dalam arti fisik, tapi juga harus mampu menggerakkan emosional mereka,” ujarnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan harus keluar dari konsep kendaraan konvensional, menciptakan bentuk mobilitas baru, untuk mengatasi keterbatasan hari ini dan mencari solusi untuk masalah hari esok. “Ini membutuhkan semangat untuk mulai melakukan sesuatu yang mustahil, Start Your Impossible,” katanya.



 

Rabu, 12 Agustus 2020

Bangun Pabrik Baru, Produksi Toyota Cina Dekati Pabrik di AS

 


Jakarta Toyota Motor akan membangun pabrik baru di Guangzhou, Cina, dengan kemampuan produksi 200.000 unit setahun. Perusahaan otomotif asal Jepang ini siap memproduksi lebih banyak kendaraan listrik untuk menyambut kebijakan baru bidang lingkungan.

Dikombinasikan dengan rencana-rencana ekspansi lainnya di negara pasar terbesar itu, kapasitas produksi tahunan Toyota akan meningkat 35 persen menjadi 1,7 juta unit kendaraan pada 2021, mengutip media Jepang, Nikkei online.

Dengan sejumlah ekspansi tersebut maka kapasitas produksi Toyota di Cina akan mendekati skala produksi di Amerika Utara yakni 2 juta unit kendaraan.

GAC Toyota Motor sebuah perusahaan patungan dengan Guangzhou Automobile Group telah merencanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi di fasilitas Guangzhou sebesar 120.000 unit, tapi sekarang akan menambah pabrik perakitan baru.

Model-model sport utility vehicles, mobil listrik dan plug-in hybrid diharapkan bisa diproduksi di pabrik itu. Di Tianjin, di mana Toyota mengoperasikan perusahaan patungan dengan FAW Group juga berencana meningkatkan kapasitas produksinya di Cina.

Baca: Test Drive Toyota Alphard Hybrid: Halus Tanpa Getaran

Ekpansi besar Toyota  dengan mitra lokal itu kemungkinan akan diputuskan dalam bulan ini sebagai antisipasi kebijakan-kebijakan mengenai lingkungan, termasuk terkait polusi udara, yang bakal dikeluarkan oleh Cina.


Rabu, 29 Juli 2020

Deretan Mobil Listrik Terkini yang Hadir Tahun Depan



Jakarta - Lima pabrikan besar otomotif seperti Toyota, Nissan, DFSK, Hyundai, dan Wuling akan menghadirkan mobil listrik (electric vehicle/EV) pada 2020. Sebagian besar kendaraan yang akan dirilis itu telah diperkenalkan kepada publik tetapi belum dipasarkan secara resmi. Berikut beberapa kendaraan listrik yang siap hadir di pasar Indonesia:

Toyota Prius PHEV

Toyota menyiapkan Prius PHEV sebagai salah satu model kendaraan listrik yang akan diperkenalkan tahun depan. Merek terlaris di Tanah Air itu sejatinya ingin merilis model itu pada tahun ini tetapi belum mengantongi izin dari principal.

Selain itu, Toyota juga harus memastikan layanan purnajual kendaraan listrik hybrida colokannya itu berjalan baik. Pasalnya, Prius PHEV merupakan model kendaraan listrik hibrida colokan pertama yang dirilis Toyota di Tanah Air mengingat selama ini Toyota hanya memasarkan model kendaraan hibrida.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan rencana menghadirkan Prius PHEV merupakan bagian dari strategi untuk memperkenalkan kendaraan terelektrifikasi Toyota kepada konsumen di Indonesia.

Dia menjelaskan saat ini Prius PHEV masih menjalani uji tipe di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Segera setelah mendapatkan sertifikat uji tipe, TAM akan merilis mobil itu ke pasar di dalam negeri.

“Unitnya mungkin akhir tahun ini akan sampai ke Indonesia, tergantung dari uji tipenya pendaftarannya selesai awal tahun ini atau tahun depan. Jadi begitu selesai, kami akan launch, bisa di tahun ini atau di tahun depan,” katanya. TAM juga memastikan harganya akan berada di bawah Rp1 miliar atau lebih rendah dari harga Mitsubishi Outlander PHEV yang telah dipasarkan pada tahun ini.

Nissan Leaf & Note e-Power

Merek Jepang lainnya, Nissan juga tidak ingin ketinggalan dalam pengembangan mobil listrik. Nissan Motor Indonesia (NMI) memastikan akan merilis dua model kendaraan berteknologi listrik pada tahun depan yakni Nissan Leaf dan Nissan Note yang berteknologi e-Power.

Kedua model itu juga telah diperkenalkann ke publik pada beberapa kesempatan tetapi belum dipasarkan secara resmi. Kedua model kendaraan listrik Nissan itu memiliki pendekatan teknologi yang berbeda di mana Leaf merupakan EV murni sementara Note e-Power merupakan kendaraan hibrida generasi terbaru yang diklaim lebih efisien dari model lainnya.

Teknologi e-Power memungkinkan Nissan Note menjadi kendaraan listrik tanpa fasilitas pengisian daya listrik. Pasalnya, e-Power menggunakan generator untuk menghasilkan listrik yang kemudian dipakai untuk menggerakan roda kendaraan.

Mitsubshi Motors-sebagai salah satu aliansi global Nissan-menyatakan charging station Mitsubishi juga dapat digunakan oleh Nissan Leaf. Tahun ini, Mitsubishi telah membangun sekitar 16 charging station termasuk salah satunya di Plaza Senayan.

Hana Maharani, Head of Product Communications PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengatakan Nissan akan menghadirkan Nissan Leaf pada 2020 dan juga model yang mengusung teknologi e-Power dalam waktu dekat.

Nissan juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Perusahaan Listrik Negara/ PLN (Persero) untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Menurutnya, Nissan sangat berkomitmen untuk mengembangkan kendaraan listrik karena dapat berkontribusi lebih kepada masalah polusi udara, suara hingga manajemen energi.

DFSK E3

DFSK menjadi salah satu merek China yang juga telah menyatakan akan merilis kendaraan berteknologi listrik pada 2020. Tahun depan, DFSK akan merilis empat model baru termasuk salah satunya ialah kendaraan berteknologi listrik.

Sejauh ini, model kendaraan listrik DFSK yang telah diperkenalkan kepada publik ialah DFSK E3 yang telah dipajang pada GIIAS 2019 dan pameran kendaraan listrik lainnya. E3 merupakan kendaraan listrik berbasis baterai dengan model sport utility vehicle (SUV).

Alex Pan, Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile (DFSK) mengatakan, terdapat 4 model baru yang disiapkan untuk tahun depan. Keempat model itu terdapat yang berbahan bakar solar dan berteknologi listik.

Adapun di China, E3 dipasarkan pada kisaran 200.000 yuan atau sekitar 394, 2 juta. Namun, harga di Indonesia diprediksi lebih mahal karena terdapat perbedaaan skema perpajakan.

Hyundai Ioniq

Mobil listrik Hyundai Ioniq juga dipastikan bakal berkeliaran di jalanan Ibu Kota. Hyundai memperkenalkan model kendaraan listriknya itu melalui Grab yang akan menggunakan sekitar 20 unit Hyundai Ioniq EV pada 2020.

Yoon Seok Choi, President Director of Hyundai Motor Manufacturing Indonesia mengatakan Asia Tenggara menjadi pasar yang memiliki perkembangan yang cepat dan besar untuk industri EV dibandingkan dengan kawasan lain.

Untuk memperkuat komitmen Hyundai terhadap ekosistem EV di Indonesia, Hyundai bekerja sama dengan Grab untuk menghadirkan mobil listrik Hyundai Ioniq sebagai salah satu opsi Grab Car.

"Kami menantikan kolaborasi lebih lanjut dengan Grab dan juga pemerintah untuk dapat mempercepat pengembangan industri EV di Indonesia," katanya.

Rabu, 08 Juli 2020

Halo Toyota Kijang Innova Facelift 2021, Lihat Fitur Terbarunya


 Jakarta Toyota Kijang Innova facelift alias versi penyegaran dikabarkan bakal segera meluncur di Indonesia. Seperti apa perubahan terbarunya? 

Di Vietnam, mobil multi purpose vehicle (MPV) medium salah satu andalan Toyota itu dipastikan akan meluncur pada 10 Oktober mendatang. Fitur mobil ini pun sudah terungkap ke publik.

Adapun untuk pasar Indonesia, sumber Tempo di PT Toyota Astra Motor (TAM) membisikkan bahwa Toyota Kijang Innova akan dijual mulai atau lima hari setelah Vietnam.

"Sedang persiapan (peluncuran). Detailnya nanti kami infokan," ujar Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi Suwandy.

Menurut laporan Zingnews, beberapa dealer Toyota mulai menerima setoran untuk Innova 2021. Hal ini kian menunjukkan bahwa tanggal peluncuran resmi mobil sudah dekat.

Situs web Registry Department telah memunculkan informasi mengenai tiga versi Toyota Kijang Innova 2021 tersebut, termasuk model G, V, dan Venturer.

Seperti dikutip Bisnis hari ini, Selasa, 6 Oktober 2020, informasi registrasi menunjukkan Innova 2021 menggunakan mesin bensin 2.0L 1TR-FE, berkapasitas 137 hp, dan torsi 183 Nm.

Mesin tersebut serupa dengan yang digunakan pada model saat ini.

Direktur pemasaran dealer Toyota di Hanoi menyatakan Innova 202i yang rencananya diluncurkan pada 10 Oktober 2020 untuk empat tipe, yaitu E, G, V dan Venturer.

Dia menuturkan keempat tipe ini sama dengan model sebelumnya. Oleh karena itu, Toyota Innova 2021 hanya mengalami sedikit peningkatan.

Beberapa poin perubahan baru itu pada desain interior dan eksterior. Perubahan utama diklaim berupa kenyamanan dan keamanan.

Secara khusus, Toyota Kijang Innova baru akan memiliki Apple CarPlay dan Android Auto, sensor sudut, dan beberapa opsi lainnya. Versi yang lebih rendah (E dan G) menambahkan kamera mundur dan pemutar DVD.

Sementara itu, yang agak janggal, fitur keselamatan Toyota Safety Sense tidak disematkan pada Innova 2021. Padahal, fitur ini muncul pada model-model baru Toyota, seperti Corolla Cross, Hilux 2020, dan Fortuner 2021.

Sejauh ini belum ada informasi khusus soal harga mobil tersebut. Manajemen pemasaran Toyota mengatakan Innova 2021 kemungkinan didaftarkan dengan harga yang lebih murah dari model saat ini.

Toyota Kijang Innova terakhir kali mengalami penyegaran pada 2020. TAM menempatkan Innova di atas Avanza-Veloz untuk menyasar konsumen keluarga kelas menengah yang naik kelas.

TAM memasarkan Innova dalam dua pilihan bahan bakar, yakni bensin dan diesel. Harga Innova mulai dari Rp 323,5 juta hingga Rp 480,1 juta on the road DKI Jakarta. 

Senin, 12 November 2018

Mazda CX5 MY 2019, Dapat Kabin dan Mesin Baru


Mazda baru-baru ini merilis model 2019 dari crossover andalan mereka, Mazda CX5. Mengutip dari Caranddriver.com, mobil tersebut mendapat beberapa ubahan sehingga makin bertenaga serta memiliki tampilan yang lebih mewah.
Benar saja, pabrikan asal Jepang itu kini menyematkan mesin yang sama dengan Mazda CX9 dan Mazda 6, 4-silinder 2.5 liter turbocharger. Pada Mazda CX5, dapur pacu ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 225-250 hp dengan torsi maksimum 420 Nm.
Jantung penggerak ini hanya akan tersedia pada varian tertinggi Mazda CX5 dan dikawinkan dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Diperkirakan, mesin tersebut nantinya tersedia dalam pilihan fornt-wheel drive (FWD) dan all-wheel drive (AWD).
Sementara itu, varian lainnya tetap mengandalkan mesin 4-silinder 2.0 liter. Dapur pacu ini diklaim mampu memuntahkan tenaga sebesar 162 hp dan torsinya mencapai 210 Nm.
Mazda CX5 kini juga dibekali dengan fitur G-Vectoring Control yang berfungsi untuk menyempurnakan pengendaliannya. Selain itu, geometri kemudi dan suspensinya juga diubah guna meningkatkan kenyamanan penggunanya.
Pada varian tertinggi, Mazda CX5 Signature tak hanya mendapat mesin baru, tapi juga interior yang lebih mewah. Kabin crossover itu kini dilapisi bahan kulit berwarna coklat, beberapa panel kayu, aksen krom, dan sistem infotainmen touchscreen 7 inci.
Tak hanya itu, Mazda CX5 Signature juga dibekali dengan kamera 360 serta sensor parkir depan belakang. Bahkan, pembeli varian tertinggi ini dapat memilih desain peleknya sendiri.
Sayangnya, masih belum ada informasi terkait harga Mazda CX5 2019 untuk pasar Amerika. Yang jelas, model teranyar crossover ini baru akan beredar pada tahun 2019 mendatang.
Di Indonesia, Mazda CX5 mengusung mesin SKYACTIV-G 4-silinder 2.5 liter bertenaga 187 hp dan torsi 251 Nm. Mobil ini di tanah air ditawarkan dalam 4 varian dan erdasarkan situs resmi Mazda Indonesia, dibanderol mulai Rp499,8 juta hingga Rp569,8 juta (OTR Jakarta).
Sumber:otosia.com

Mobil Listrik MG ZS Sudah Diuji di Indonesia, Segera Meluncur?

  Jakarta  -  Sebuah foto mobil listrik MG Motor ramai mengisi laman social media sejak Sabtu, 14 November 2020. Foto MG ZS EV dengan pelat ...